
Rektor Universitas Tribuana Kalabahi Kunjungi UNITAL Timor-Leste Perkuat Kerja Sama Perguruan Tinggi Indonesia–Timor-Leste melalui Riset, Pengajaran, dan KKN Internasional

Kalabahi – Hubungan kerja sama pendidikan tinggi antara Indonesia dan Timor-Leste kembali diperkuat melalui komitmen kolaborasi antara Universitas Tribuana Kalabahi (UNTRIB), Indonesia, dan UNITAL Timor-Leste. Komitmen tersebut ditandai dengan pertemuan antara Rektor Universitas Tribuana Kalabahi, Elia Maruli, S.E., M.M., dan Rektor UNITAL Timor-Leste Claudino Ninas Nabais untuk membangun kerja sama yang berkelanjutan di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kemitraan ini menjadi langkah strategis dalam mempererat hubungan akademik antara dua perguruan tinggi yang berada di kawasan Asia Tenggara, sekaligus memperkuat persahabatan antara Indonesia dan Timor-Leste melalui pengembangan sumber daya manusia, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat di wilayah perbatasan kedua negara.

Rektor Universitas Tribuana Kalabahi, Elia Maruli, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kerja sama internasional merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan mutu pendidikan tinggi sekaligus memperluas jejaring akademik di tingkat regional.
“Sebagai perguruan tinggi yang berada di wilayah timur Indonesia, Universitas Tribuana Kalabahi memiliki posisi strategis untuk membangun kolaborasi dengan perguruan tinggi di negara tetangga. Kami percaya bahwa kerja sama ini akan melahirkan berbagai inovasi melalui riset bersama, penguatan proses pembelajaran, serta program pengabdian kepada masyarakat yang memberikan manfaat bagi kedua negara,” ungkapnya.
Rektor UNITAL Timor-Leste Claudino Ninas Nabais menyambut baik inisiatif tersebut dan menegaskan bahwa kolaborasi lintas negara merupakan investasi penting dalam membangun kualitas pendidikan tinggi di kawasan. Menurutnya, tantangan pembangunan yang dihadapi Indonesia dan Timor-Leste memiliki banyak kesamaan, sehingga dapat dijawab melalui penelitian kolaboratif dan pertukaran pengalaman akademik.
Melalui kerja sama ini, kedua perguruan tinggi sepakat mengembangkan berbagai program strategis, di antaranya penelitian bersama mengenai isu-isu pembangunan di kawasan perbatasan, pertukaran dosen dan mahasiswa, penyelenggaraan seminar dan konferensi internasional, publikasi ilmiah bersama, pengembangan kurikulum, serta peningkatan kompetensi akademik melalui berbagai kegiatan ilmiah.

Salah satu fokus utama kerja sama adalah penyelenggaraan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional yang dilaksanakan secara konsisten di kawasan perbatasan Indonesia–Timor-Leste. Program ini akan melibatkan mahasiswa dari kedua perguruan tinggi untuk bekerja bersama masyarakat dalam mengembangkan program pemberdayaan di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, lingkungan, teknologi tepat guna, serta pelestarian budaya lokal.
KKN Internasional diharapkan menjadi ruang pembelajaran lintas budaya yang memperkuat kemampuan mahasiswa dalam bekerja sama di lingkungan global, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pembangunan masyarakat di wilayah perbatasan. Selain memperoleh pengalaman akademik, mahasiswa juga akan menjadi duta persahabatan yang mempererat hubungan sosial dan budaya antara Indonesia dan Timor-Leste.
Kerja sama ini juga diarahkan untuk menghasilkan riset-riset yang mampu memberikan rekomendasi bagi pemerintah daerah di kedua negara dalam merumuskan kebijakan pembangunan kawasan perbatasan. Dengan memadukan potensi akademik, pengalaman lapangan, dan kebutuhan masyarakat, hasil penelitian diharapkan dapat memberikan solusi yang inovatif dan berkelanjutan.
Kolaborasi antara Universitas Tribuana Kalabahi dan UNITAL Timor-Leste menjadi bukti bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai jembatan diplomasi pendidikan. Melalui kerja sama yang erat dan berkesinambungan, kedua institusi berkomitmen menciptakan ekosistem akademik yang unggul, memperkuat hubungan persahabatan Indonesia dan Timor-Leste, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat di kawasan perbatasan.
Kemitraan ini diharapkan menjadi model kerja sama internasional antarperguruan tinggi yang mampu menghasilkan lulusan berdaya saing global, memperkuat kualitas riset dan inovasi, serta mendorong terwujudnya pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia dan Timor-Leste.