
MAHASISWA KKN TEMATIK INOVASI PRODUK SUSU KENARI KELOR SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DAN PENINGKATAN EKONOMI WARGA DESA HALERMAN KECAMATAN ALOR BARAT DAYA
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Gerakan NTT Sehat, Kuat dan Inklusif (GENTASKIN), berhasil membuat inovasi baru bagi masyarakat di Desa Halerman Kecamatan Alor Barat Daya Kabupaten Alor. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Tematik adalah melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Pengolahan Susu Kenari Kelor bersama ibu- ibu, remaja dan anak-anak yang didampingi oleh Ibu Hemy R. Djasibani, S.TP., M.Si salah satu Dosen pada Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Universitas Tribuana Kalabahi di Kantor Desa Halerman pada tanggal 12 Agustus 2026.

Kegiatan ini berfokus pada pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDM) di Desa Halerman yang melimpah yakni kacang kenari dimana mengekstrak kacang kenari, komposisi gizi yang dimiliki cukup baik yaitu dalam 100 gram kacang kenari sebagai berikut protein 14.2 gram, karbohidrat 5.5 gram, kalsium 119 mg, dan minyak 74.9 gram dan daun kelor dimana kaya akan zat gizi penting yaitu setiap 100 gram daun kelor segar mengandung energy 60-92 kkal, protein 5-6 gram, karbohidrat 8-14 gram, serat 2-8 gram, kalsium, zat besi, Vitamin A dan C. Inovasi produk susu kenari kelor merupakan minuman nabati fungsional yang sangat bergizi karena memiliki kalsium yang tinggi, protein, asam lemak baik serta antioksidan yang berguna untuk memperkuat tulang, meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah kurang gizi atau stunting dan menjaga kesehatan jantung. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini mencakup sosialisasi, pelatihan serta pendampingan dalam proses pembuatan, pengemasan dan pemberian label produk susu kenari kelor. Salah satu bagian penting dari kegiatan adalah ibu-ibu dan remaja putri melakukan praktik langsung bagaimana melakukan pemilihan kacang kenari, daun kelor, penimbangan, penghalusan, dan pemasakan susu kelor dengan suhu dan waktu yang tepat. Selanjutnya susu kenari kelor dikemas dalam botol 100 mL dan 250 mL yang telah disterilkan dan diberi label. Setelah itu dikonsumsi oleh anak-anak dan orang dewasa.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga Desa Halerman dalam pencegahan stunting sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi melalui usaha rumahan. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi langkah awal bagi Ibu-ibu dan remaja putri untuk mandiri secara ekonomi dan mampu menyediakan asupan gizi yang lebih baik bagi anakanak mereka. Dengan pemanfaatan potensi lokal seperti kacang kenari dan daun kelor, diharapkan bisa mengurangi angka stunting sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat desa.

Program ini diharapkan dapat berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk memanfaatkan sumber daya lokal secara optimal. Melalui kegiatan KKN Tematik, mahasiswa berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan masyarakat yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
