Untrib Kalabahi Beserta UNDIP Semarang Gelar Workshop UMKM Tenun dan Kuliner Sambut Festival Aladin Alor Kecil

Kalabahi – Universitas Tribuana Kalabahi (Untrib) bersama Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menggelar Workshop Peningkatan Kapasitas UMKM Tenun dan Kuliner Desa Alor Kecil dalam rangka mendukung persiapan masyarakat menyambut Festival Aladin (Air Laut Dingin) di Desa Alor Kecil, Kabupaten Alor.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Riset Kolaborasi melalui Program Hilirisasi Riset yang didanai Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Workshop turut dihadiri perwakilan Dinas Pariwisata, Dinas Perikanan dan Dinas Perindustrian Kabupaten Alor, serta pelaku UMKM Desa Alor Kecil.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas, kreativitas, dan kesiapan pelaku UMKM dalam mengembangkan produk tenun, kuliner, serta ekonomi kreatif lokal sehingga momentum Festival Aladin dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Rektor Untrib Kalabahi, Elia Maruli, S.E., M.M., mengatakan kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama antara Undip, Untrib, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Alor.
Menurutnya, potensi pariwisata Alor perlu dikelola secara berkelanjutan karena menjadi salah satu kekuatan ekonomi daerah. Festival Aladin, kata dia, tidak hanya menjadi momentum promosi fenomena alam, tetapi juga peluang bagi masyarakat untuk memperkenalkan kuliner khas dan produk kerajinan lokal kepada wisatawan.
“Orang datang bukan hanya untuk menikmati festival, tetapi juga ingin mencicipi kuliner Alor dan membawa pulang souvenir Alor,” ujar Elia.
Rektor menegaskan, keterlibatan Untrib dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen perguruan tinggi untuk mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif masyarakat Alor.
Festival Aladin sendiri mengangkat fenomena Air Laut Dingin atau Extreme Upwelling Event (EUE), yaitu naiknya massa air laut dalam yang sangat dingin ke permukaan laut tropis. Fenomena ini dapat menyebabkan suhu permukaan laut yang biasanya sekitar 28°C turun drastis hingga sekitar 10–12°C dalam waktu singkat.
Fenomena yang umumnya terjadi pada Agustus hingga November dan dipengaruhi siklus pasang surut tersebut menjadi daya tarik wisata unik Desa Alor Kecil. Kehadirannya juga dapat menarik ikan, lumba-lumba, dan burung laut sehingga menjadi potensi wisata alam sekaligus peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.
Melalui kolaborasi riset dan pemberdayaan UMKM, UNTRIB Kalabahi dan UNDIP Semarang berharap Festival Aladin tidak hanya menjadi agenda pariwisata, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Alor Kecil dan memperkuat promosi potensi wisata Kabupaten Alor.