
Evaluasi Akhir Tahun Akademik, UNTRIB Kalabahi Dorong Peningkatan Kinerja Dosen dan Pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi

Kalabahi, 27 Agustus 2026 — Universitas Tribuana Kalabahi (UNTRIB) melaksanakan Rapat Evaluasi Tahunan Pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi sebagai bagian dari upaya memperkuat mutu akademik dan meningkatkan kinerja dosen serta pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Rapat evaluasi yang berlangsung di lingkungan Universitas Tribuana Kalabahi tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Antonius Saetban, S.Pd.K., M.Pd., bersama Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia (SDM), Theresia Peni, S.E., M.M.
Rapat turut dihadiri oleh para Dekan di lingkungan UNTRIB Kalabahi, Kepala Lembaga, Kepala Unit, Kepala BAAK, BAUKA, serta seluruh Ketua Program Studi. Pembahasan difokuskan pada evaluasi pelaksanaan kegiatan akademik Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026, khususnya pada bidang pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Antonius Saetban, S.PdK., M.Pd menjelaskan bahwa secara umum pelaksanaan pembelajaran pada Semester Genap berjalan dengan baik dan sesuai dengan kalender akademik universitas. Namun, hasil evaluasi Gugus Jaminan Mutu Fakultas (GJMF) masih menemukan sejumlah hal yang perlu diperbaiki, terutama terkait dengan optimalisasi kinerja sebagian dosen dalam proses perkuliahan. “Secara keseluruhan kegiatan pembelajaran berjalan lancar dan sesuai dengan kalender akademik Universitas. Namun, masih terdapat sebagian dosen yang belum maksimal dalam melaksanakan perkuliahan di kelas. Hal ini menjadi bagian penting yang harus kita evaluasi dan tingkatkan ke depan,” jelas Warek I.
Ia menambahkan, hampir seluruh program studi telah melaksanakan evaluasi di tingkat program studi maupun fakultas. Evaluasi tersebut diperkuat dengan laporan dari Gugus Jaminan Mutu Fakultas sebagai instrumen pengendalian dan peningkatan mutu akademik. Menurutnya, hasil evaluasi tersebut tidak semata-mata menjadi catatan, tetapi harus ditindaklanjuti melalui langkah perbaikan yang konkret sehingga kualitas proses pembelajaran di UNTRIB Kalabahi terus mengalami peningkatan.

Pada bidang penelitian, UNTRIB Kalabahi mencatat perkembangan yang cukup positif. Aktivitas penelitian dan publikasi dosen mengalami peningkatan, baik melalui penelitian internal universitas maupun keterlibatan dosen dalam program hibah penelitian dari kementerian. “Dalam bidang penelitian, aktivitas penelitian dan publikasi mengalami peningkatan. Banyak dosen yang terlibat dalam penelitian internal maupun hibah kementerian. Akses terhadap hibah penelitian dari Dikti juga semakin meningkat,” ungkap Antonius. Peningkatan tersebut dinilai menjadi modal penting bagi UNTRIB Kalabahi dalam membangun budaya akademik yang lebih produktif serta memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan penyelesaian berbagai persoalan pembangunan di daerah.
Sementara itu, pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat masih menjadi salah satu bidang yang perlu mendapatkan perhatian lebih serius. Secara umum, kegiatan pengabdian belum berjalan secara maksimal. Salah satu kendala yang ditemukan adalah keterbatasan dukungan pendanaan yang berkelanjutan dari universitas. Karena itu, diperlukan penguatan kebijakan dan dukungan kelembagaan agar kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat dilaksanakan secara lebih terencana, berkesinambungan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Evaluasi ini diharapkan menjadi dasar bagi universitas untuk memperkuat dukungan terhadap dosen dalam melaksanakan seluruh unsur Tridarma Perguruan Tinggi secara seimbang. Selain mengevaluasi pelaksanaan Semester Genap, rapat juga membahas kesiapan UNTRIB Kalabahi menghadapi Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027.
Antonius Saetban, S.PdK., M.Pd menyampaikan bahwa UNTRIB Kalabahi akan mulai menerapkan Outcome-Based Education (OBE) pada semester mendatang. Seluruh dokumen kurikulum OBE dari 13 program studi sedang dalam proses input ke Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) dan dipersiapkan untuk digunakan dalam proses pembelajaran mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027. “Kita mempersiapkan pelaksanaan akademik Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 dengan penerapan kurikulum OBE. Seluruh dokumen kurikulum OBE dari 13 program studi sedang dalam proses input ke PDDIKTI dan siap digunakan,” jelasnya.
Pelaksanaan kegiatan akademik Semester Ganjil dijadwalkan dimulai pada 2 September 2026, sesuai dengan kalender akademik universitas. Sementara itu, proses input jadwal perkuliahan dan kontrak mata kuliah masih terus berjalan. Universitas juga telah mempersiapkan workshop perangkat pembelajaran berbasis OBE yang direncanakan dilaksanakan pada Oktober 2026. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesiapan dosen dalam menyusun serta melaksanakan pembelajaran berbasis capaian pembelajaran.
Dalam evaluasi kesiapan semester baru, penggunaan teknologi pembelajaran juga menjadi perhatian. Salah satu kendala yang masih ditemukan adalah belum optimalnya pemanfaatan aplikasi e-pembelajaran melalui e-Campus oleh sebagian dosen. Karena itu, diperlukan penguatan dan pendampingan agar seluruh dosen dapat memanfaatkan sistem pembelajaran digital secara optimal. Selain sumber daya manusia, penguatan infrastruktur jaringan internet juga dinilai penting untuk mendukung proses pembelajaran berbasis teknologi. “Masih ada dosen yang belum memanfaatkan aplikasi e-pembelajaran melalui e-Campus secara maksimal. Karena itu, perlu penguatan sistem jaringan internet, baik Wi-Fi maupun Starlink, sehingga proses pembelajaran digital dapat berjalan lebih baik,” pungkas Antonius.
Humas