
𝐅𝐊𝐈𝐏 𝐔𝐧𝐢𝐯𝐞𝐫𝐬𝐢𝐭𝐚𝐬 𝐓𝐫𝐢𝐛𝐮𝐚𝐧𝐚 𝐊𝐚𝐥𝐚𝐛𝐚𝐡𝐢 𝐆𝐞𝐥𝐚𝐫 𝐃𝐨𝐚, 𝐏𝐮𝐣𝐢𝐚𝐧, 𝐝𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐧𝐲𝐞𝐦𝐛𝐚𝐡𝐚𝐧 𝐒𝐞𝐫𝐞𝐧𝐭𝐚𝐤 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐈𝐧𝐝𝐨𝐧𝐞𝐬𝐢𝐚, 𝐍𝐓𝐓, 𝐝𝐚𝐧 𝐀𝐥𝐨𝐫

Kalabahi – Dalam semangat persatuan dan kepedulian terhadap kondisi bangsa, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tribuana Kalabahi menggelar kegiatan doa, pujian, dan penyembahan serentak yang melibatkan seluruh civitas akademika. Kegiatan ini dipusatkan di lingkungan kampus dan berlangsung dengan penuh khidmat, menghadirkan suasana spiritual yang mendalam dan menyentuh hati. Kegiatan tersebut diikuti oleh pimpinan fakultas, dosen, mahasiswa, serta tenaga kependidikan, yang bersama-sama menaikkan doa bagi bangsa Indonesia, khususnya Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Kabupaten Alor. Sejak awal acara, suasana kebersamaan dan kekhusyukan begitu terasa, diiringi lantunan pujian yang mengalun lembut, membawa setiap peserta masuk dalam perenungan dan pengharapan.
Dekan FKIP Universitas Tribuana Kalabahi dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual lembaga pendidikan dalam menjawab berbagai tantangan bangsa. Ia menyampaikan bahwa di tengah dinamika sosial, ekonomi, dan pendidikan yang terus berkembang, kekuatan doa menjadi fondasi penting dalam menjaga harapan dan keteguhan iman. “Sebagai lembaga pendidikan, kita tidak hanya bertugas mencetak generasi yang cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan berkarakter. Doa, pujian, dan penyembahan ini adalah bentuk nyata kontribusi kita bagi bangsa,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi ruang refleksi bersama bagi seluruh mahasiswa sebagai calon pendidik masa depan. Mereka diharapkan tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Rangkaian kegiatan dimulai dengan ibadah pembukaan, dilanjutkan dengan pujian dan penyembahan yang dipimpin oleh tim pelayanan mahasiswa. Lagu-lagu rohani yang dinyanyikan secara bersama-sama menciptakan suasana penuh sukacita dan damai. Setelah itu, dilanjutkan dengan doa syafaat yang secara khusus dipanjatkan bagi berbagai aspek kehidupan bangsa.
Dalam doa tersebut, Bapak Ibu Dosen berdoa bergantian mendoakan para pemimpin bangsa agar diberikan hikmat dan integritas dalam menjalankan tugas, mendoakan stabilitas dan kemajuan Indonesia, serta kesejahteraan masyarakat di Provinsi NTT dan Kabupaten Alor. Tidak hanya itu, doa juga dipanjatkan bagi dunia pendidikan agar semakin maju dan mampu menjawab kebutuhan zaman.

Salah satu mahasiswa peserta kegiatan mengungkapkan rasa syukurnya dapat terlibat dalam momen tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan kekuatan baru dan menumbuhkan kesadaran bahwa perubahan besar dapat dimulai dari hal-hal sederhana, termasuk doa. “Kami merasa dikuatkan dan diingatkan bahwa sebagai generasi muda, kami punya peran penting untuk membawa perubahan. Doa ini menjadi awal yang baik untuk membangun komitmen itu,” ujarnya. Kegiatan doa serentak ini juga menjadi simbol persatuan lintas generasi di lingkungan kampus. Dosen dan mahasiswa bersatu dalam satu tujuan, menunjukkan bahwa nilai kebersamaan dan spiritualitas tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan akademik.
Selain sebagai bentuk pengabdian spiritual, kegiatan ini juga diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat luas, khususnya di Kabupaten Alor, untuk terus menjaga nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan persaudaraan. Dalam konteks lokal, Alor yang dikenal dengan keberagaman budaya dan agama membutuhkan fondasi spiritual yang kuat untuk menjaga keharmonisan. FKIP Universitas Tribuana Kalabahi melalui kegiatan ini menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dan spiritualitas. Hal ini sejalan dengan visi pendidikan yang holistik, yang memadukan kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual. Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu dosen, yang mengajak seluruh peserta untuk terus membawa semangat doa dalam kehidupan sehari-hari. Harapannya, nilai-nilai yang ditanamkan melalui kegiatan ini tidak berhenti di ruang ibadah, tetapi terus hidup dan diwujudkan dalam tindakan nyata.
Dengan terselenggaranya kegiatan doa, pujian, dan penyembahan serentak ini, FKIP Universitas Tribuana Kalabahi berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi bangsa, memperkuat iman dan karakter generasi muda, serta menjadi terang dan garam di tengah masyarakat.