UAS Kesehatan dan Gizi Anak Usia Dini UNTRIB: Mahasiswa Demonstrasikan Pemahaman Teori dan Praktik

Kalabahi, 9 Desember 2025 – Suasana kampus Universitas Tribuana Kalabahi (UNTRIB) pada Selasa pagi tampak berbeda dari biasanya. Para mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) Semester 3A berkumpul dengan penuh kesiapan untuk melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS) mata kuliah Kesehatan dan Gizi untuk Anak Usia Dini. Ujian ini merupakan salah satu bentuk evaluasi penting dalam rangka melihat sejauh mana pemahaman mahasiswa terhadap konsep kesehatan dan pemenuhan gizi anak yang menjadi fondasi utama tumbuh kembang di masa usia dini.Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh dosen pengampu mata kuliah, Norlianti Lusia Tabun, S.Pd., M.Pd., dan turut didukung tiga dosen PGPAUD UNTRIB yang membantu proses penilaian, guna memastikan pelaksanaan UAS berjalan objektif, profesional, dan memberi pengalaman belajar yang bermakna bagi seluruh mahasiswa.Pelaksanaan UAS ini tidak hanya menarik perhatian internal prodi, tetapi juga menjadi ajang penting yang dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan kampus, antara lain Rektor UNTRIB Kalabahi, Bapak Elia Maruli, S.E., M.M., serta Kaprodi PGPAUD, Bapak Jon Abraham Lalangyame S.Pd., M.Pd. Beberapa dosen dari lingkungan Universitas Tribuana Kalabahi juga turut hadir memenuhi ruangan sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan akademik mahasiswa.
UAS Kesehatan dan Gizi untuk Anak Usia Dini dibuat dalam bentuk presentasi, analisis kasus, serta demonstrasi penerapan pengetahuan kesehatan dan gizi dalam kegiatan pembelajaran anak usia dini. Dengan metode ini, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan teori dengan praktik nyata yang relevan dalam dunia pendidikan PAUD. Dalam sambutannya, Rektor UNTRIB, Bapak Elia Maruli, S.E., M.M., mengungkapkan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Beliau mengatakan: “Saya sangat mengapresiasi pelaksanaan UAS ini karena tidak hanya menilai kemampuan mahasiswa secara akademik, tetapi juga melatih mereka untuk berpikir kritis dan kreatif dalam memahami kebutuhan kesehatan dan gizi anak usia dini. Ini adalah kompetensi penting bagi calon pendidik PAUD yang profesional. Mahasiswa harus benar-benar memahami bahwa kesehatan dan gizi memiliki dampak langsung terhadap pembelajaran dan perkembangan anak.”Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini menggambarkan keseriusan Prodi PGPAUD dalam membentuk calon pendidik yang berkualitas dan berdaya saing di dunia pendidikan. Sementara itu, Ketua Program Studi PGPAUD, Bapak Jon Abraham Lalangyame, S.Pd., M.Pd, dalam kesempatan tersebut menegaskan komitmen program studi untuk memberi ruang belajar yang bermakna bagi mahasiswa. Ia menyampaikan: “Mahasiswa PGPAUD UNTRIB harus dibekali dengan wawasan yang kuat mengenai kesehatan dan gizi anak, karena aspek ini menentukan kualitas tumbuh kembang anak. Melalui UAS ini, kami ingin memastikan bahwa mahasiswa benar-benar memahami materi dan siap menerapkannya dalam praktik pendidikan. Kami mengutamakan kemampuan analisis dan praktik langsung agar mahasiswa siap menghadapi dunia kerja sebagai pendidik PAUD yang kompeten.”
Selain itu, keterlibatan dosen pengampu mata kuliah menjadi bagian penting dalam keberhasilan pelaksanaan UAS tersebut. Norlianti Lusia Tabun, S.Pd., M.Pd., selaku pengampu mata kuliah Kesehatan dan Gizi untuk Anak Usia Dini, menyampaikan rasa bangganya melihat perkembangan mahasiswa Semester 3A. Ia mengatakan: “Saya melihat kemajuan yang signifikan dari para mahasiswa dalam memahami materi kesehatan dan gizi bagi anak usia dini. UAS ini dirancang agar mereka tidak hanya menghafal teori, tetapi juga dapat mengaplikasikannya dalam konteks pembelajaran PAUD. Harapan saya, mereka dapat membawa ilmu ini ke dunia kerja nanti dan benar-benar menjadi pendidik yang mampu memprioritaskan kesehatan serta kesejahteraan anak.”Beliau juga menekankan bahwa penting bagi calon guru PAUD untuk memiliki kesadaran tentang kondisi fisik dan kebutuhan nutrisi anak, karena hal ini secara langsung memengaruhi kemampuan anak belajar dan berpartisipasi dalam kegiatan. Tidak hanya pihak dosen dan pimpinan kampus, mahasiswa juga menyampaikan kesan dan pengalaman mereka. Margaretha Marni Maifa, mahasiswi Semester 3A, mewakili temantemannya memberikan tanggapan positif atas pelaksanaan UAS ini. Ia mengungkapkan: “UAS ini sangat menantang, tetapi juga memberi kami pengalaman berharga. Kami belajar bagaimana menghubungkan teori dengan situasi nyata di lapangan. Selain itu, kami merasa lebih percaya diri karena didampingi oleh dosen yang terus memotivasi kami. Ujian seperti ini membuat kami lebih paham betapa pentingnya gizi dan kesehatan bagi anak usia dini, terutama bagi calon guru seperti kami.
Margaretha juga menambahkan bahwa kegiatan ini memacu dirinya dan teman-teman untuk terus belajar dan meningkatkan pemahaman, terutama dalam menyusun program pembelajaran yang memperhatikan aspek kesehatan dan nutrisi peserta didik. Pelaksanaan ujian berlangsung tertib dan kondusif, dengan seluruh mahasiswa menunjukkan persiapan yang matang. Proses penilaian yang melibatkan tiga dosen PGPAUD UNTRIB juga membuat evaluasi lebih menyeluruh, mengingat setiap dosen memberikan perspektif yang berbeda dalam menilai pemahaman mahasiswa. Hal ini tidak hanya meningkatkan kualitas penilaian, tetapi juga memberi wawasan yang lebih kaya bagi mahasiswa tentang area yang harus mereka perbaiki atau tingkatkan.Dengan terlaksananya UAS ini, Prodi PGPAUD UNTRIB kembali menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan mutu pendidikan, khususnya dalam bidang kesehatan dan gizi. Hal ini sejalan dengan visi universitas untuk mencetak tenaga pendidik yang profesional, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini.Kegiatan UAS ini bukan hanya sekadar penilaian akademik, tetapi juga sebuah kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk memperkuat kompetensi yang kelak akan menjadi fondasi penting dalam perjalanan mereka sebagai calon pendidik PAUD. Melalui kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan pimpinan kampus, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan hasil maksimal demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Alor dan Indonesia secara lebih luas.