Ketua Pembina Selaku Pendiri Yayasan Tribuana Alor Permenas Lamma Kolly, S.E Mengangkat Pengurus Yayasan Tribuana Alor Masa Periode 2026 – 2031

Kalabahi, 16 Maret 2026
Hari ini di kampus Universitas Tribuana Kalabahi berlangsung kegiatan Syukuran Ulang Tahun Yayasan Tribuana Alor ke-XXIII. Momen ulang tahun yayasan ditandai ibadah bersama dan dilanjutkan dengan acara Serah terima pengurus Yayasan tribuana Alor masa periode 2021 – 2026 kepada pegurus Yayasan baru masa periode 2026 – 2031.
Pada kegiatan serah terima diawali dengan pembacaan berita acara serah terima jabatan oleh Pdt. Emr. Yakobus Pulamau, S.Th dan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara oleh pengurus dan pengawas lama (Ketua Pengurus Permenas Lama Kolly, S.E dan Pengawas Drs. Yulius Donulawang) juga pengurus dan pengawas baru (Ketua Pengurus Pdt. Simon Petrus Amung. S.Th dan Pengawas Edison Duka. BA). Selanjutnya Ketua pengurus periode 2021 – 2026 Bapak Permenas Lama Kolly, S.E menyerahkan dokumen kepada Ketua Pengurus baru masa periode 2026 – 2031 Bapak Pdt. Simon Petrus Amung, S.Th.
Pada kesempatan pertama Rektor UNTRIB Kalabahi Elia Maruli, S.E dalam sambutannya menyampaikan ungakapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena atas berkat dan tuntunan-Nya Yayasan Tribuana Alor eksis hingga berusia 23 tahun. Menurut rektor dalam Komunitas kampus pastiya setiap orang memiliki perbedaan dalam berpikir, karena memang setiap kita hadir dengan latar belakang yang berbeda-beda. Baginya setiap perbedaan itu harus dijadikan sebagai kekayaan dengan cara menyatuka semua perbedaan itu untuk mendidik anak-anak bangsa di kabupaten Alor. Rektor juga menegaskan bahawa Universitas Tribuana Kalabahi harus di jadikan sebagai pusat Pendidikan, penelitian dan pengabdian dan pusan inovasi kemaritiman di daerah kepulauan dan di daerah perbatasan. Rektor juga berpesan kepada seluruh civitas akademika Universitas Tribuana Kalabahi bahwa hari ini sebagai civitas akademika kita berada pada era digitalisasi era teknologi, yang perlu di olah sebagai suatu yang bermanfaat bagi kebaikan masyarakat pada umumnya dan khsusnya bagi Lembaga Universitas Tribuana Kalabahi tutupnya.
Selanjutnya sambutan ketua pengurus baru Bapak Pdt. Simon Petrus Amung, S.Th menyampaikan bahwa dirinya Bersama rekan-rekan pengurus Yayasan dan pengawas Yayasan baru harus memiliki iman sebesar biji sesawi. Yang mana menurutnya biji sesawi jangan hanya berada di atas tetapi harus berada di bawah di dalam tanah sehingga bisa tumbuh dan berbuah. Ketua Pengurus mengajak semua dapat memberikan dukungan agar dirinya Bersama rekan-rekan dapat menjadi biji sesawi yang tumbuh di organ Yayasan untuk menjadi berkat bagi semua orang.
Pdt. Simon Petrus Amung, S.Th juga menyebut bahwa sebagai ketua pengurus yang baru dirinya juga memiliki kesamaan karakter dengan Pendiri dan ketua Pembina Yayasan Tribuana Alor Bapak Permenas Lama Kolly, S.E tentunya dirinya tidak berniat membongkar sesuatu yang sudah ditanam dan menanam sesuatu yang baru namun dirinya akan merawat apa yang sudah ada untuk kemajuan lembaga.
Ketua Pengurus menyabut jabatan ketua pengurus Yayasan sudah mendapat persetujuan dari Sinode GMIT sehingga sebagai pendeta dirinya sesuai aturan dibolehkan untuk memikul tanggung jawab yang lain atau menduduki jabatan sebagai Ketua Pengurus Yayasan Tribuana Alor.
Selanjutnya Ketua Pembina Sekaligus Pendiri Yayasan Tribuana Alor Permenas Lama Kolly, S.E pada sambutannya mengatakan bahawa dirinya awalnya sebagai ketua pengurus Yayasan dan selanjutnya menjadi Ketua Pembina sehingga dirinya akan tetap ada bersama seluruh civitas akademik Universitas Tribuana Kalabahi. Permenas menegaskan bahwa dirinya hari ini sebagai Ketua Pembina dan juga sebagai Pendiri Yayasan Tribuana Alor yang mengangkat pengurus dan pengawas Yayasan Tribuana Alor. Baginya dengan demikian jika pengurus dan Yayasan jika dalam menjalankan tugas dirnya akan terus mengontrol jika tidak sesuai dengan aturan atau menyalahi maka bisa saja ditegur dan diberhentikan.
Permenas berpesan bahawa untuk mendirikan Yayasan tidak gampang melalui proses yang Panjang dan dengan pengorbanan bahkan hampir di penjara sehingga baginya organ Yayasan dan seluruh civitas akademik agar benar-benar menyiram sesuaatu yang telah ditanam menjadi pohon yang tumbuh dan berbuah untuk masyarakat.
Ketua Pembina juga mengharapkan agar ada dukungan dari semua pihak terhadap pengurus Yayasan yang baru. Dirinya juga menegaskan bawa proses pengangkatan dan penetapan pengurus Yayasan sudah melalui proses konsultsi dan diskusi yang panjang. Menurutnya baru kali ini Ketua Sinode GMIT dan Sekretaris Sinode GMIT terlibat langsung dan mengikuti perkembangan hingga penetapan pengurus Yayasan. Sehingga baginya Ketua Pengurus Yayasan Pdt. Simon Petrus Amung telah disetujui oleh Sinode GMIT untuk menjadi Ketua Pengurus Yayasan tutupnya.
Sebelumnya Yayasan Tribuana Alor melaksanakan perhadapan pengurus Yayasan berlangsung pada ibadah minggu 15 Maret 2026 di Gereja Betlehem Bungawaru. Kegiatan perhadapan dihadiri langsung oleh pendiri Yayasan Tribuana Alor Permenas Lamma Kolly, S.E dan Ketua Sinode GMIT Pdt. Samuel Benyamin Pandie, S.Th.
Tag:Kuliah, untrib, YatribAlor