Dr. Jahved Maro Pimpin Konsorsium Dosen UNTRIB, Timor-Leste, dan UKAW dalam Riset Transnasional

KALABAHI, UNTRIB – Akademisi Universitas Tribuana Kalabahi (UNTRIB), Dr. Jahved Ferianto Maro, S.Pi., M.Si., resmi memimpin proyek riset internasional bergengsi yang melibatkan kolaborasi lintas negara dan institusi. Penelitian bertajuk “Critical Habitats Distribution of Cetaceans in the Ombay Strait and Atauro Strait” ini menjadi tonggak penting kerja sama akademik di wilayah Lesser Sunda.
Sebagai Principal Investigator, Dr. Jahved Maro mengoordinasikan tim ahli dari tiga universitas berbeda untuk memetakan habitat kritis mamalia laut di perbatasan Indonesia dan Timor-Leste.
Sinergi Akademisi Lintas Institusi
Proyek ini mempertemukan kepakaran para dosen dari berbagai latar belakang untuk mencapai tujuan konservasi regional:
- Universitas Tribuana Kalabahi (UNTRIB) sebagai Lead Organization, yang bertanggung jawab atas koordinasi keseluruhan, kepemimpinan ilmiah, dan manajemen keuangan. Selain Dr. Jahved Maro, dosen UNTRIB, anggota yang terlibat aktif yaitu Zakarias Mautuka, S.T, M.Si.,Isak F. Alelang S.Pd. MSi, Yulianto Tell, S.Pi, MT, dan Dr. Lita Liviani Taopan, M.Pd sebagai perwakilan dari LPPM Untrib. UKAW Kupang sebagai partner diwakili oleh Donny Mercys Bessie, S.Pi., M.Si. sebagai anggota tim peneliti. Selain itu mahasiswa juga terlibat sebagai anggota tim.
- Universidade Oriental Timor Lorosa’e (UNITAL), Timor-Leste: Mewakili mitra internasional, tim dari Timor-Leste dipimpin oleh Mateus Salvador, STP, M.Sc. yang mengoordinasikan survei di perairan Atauro, didampingi oleh Jacob da Costa Pereira, M.Sc..
Misi Konservasi dan Pengembangan Kapasitas
Riset senilai Rp250.000.000 ini tidak hanya berfokus pada data ilmiah, tetapi juga pada penguatan kapasitas peneliti muda dan mahasiswa dari ketiga universitas tersebut. Dr. Jahved Maro menekankan bahwa penggabungan kekuatan dari dosen-dosen di Indonesia dan Timor-Leste sangat krusial untuk memastikan data yang dikumpulkan konsisten dan terintegrasi secara transnasional.
“Kolaborasi ini membuktikan bahwa batas negara tidak menjadi penghalang bagi para akademisi untuk bersatu demi keberlanjutan ekosistem laut kita,” ujar Dr. Jahved Maro.
Target Strategis
Hingga November 2026, kolaborasi dosen lintas negara ini ditargetkan menghasilkan peta habitat beresolusi tinggi dan rekomendasi kebijakan (policy brief) yang akan diserahkan kepada pemerintah Indonesia dan Timor-Leste melalui LSS Science Hub.