Perkuat Kawasan Perbatasan dan Jantung Karang Dunia, UNTRIB Gandeng Koalisi NGO Internasional di Bali

BALI – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah, Universitas Tribuana Kalabahi (UNTRIB) mengambil langkah strategis untuk memastikan roda pembangunan pendidikan dan riset tetap berputar kencang. Bertempat di Bali (16/1), UNTRIB menggelar rapat koordinasi krusial bersama deretan organisasi non-pemerintah (NGO) raksasa tingkat nasional dan internasional.
Pertemuan ini dihadiri oleh mitra-mitra strategis seperti KI, WWF, CI, CTC, CTI, dan GIZ. Fokus utamanya? Menyelaraskan program kerja demi memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah yang menjadi garda terdepan Indonesia: perbatasan RI–Timor Leste dan kawasan Segitiga Karang Dunia (Coral Triangle).
Diplomasi Pendidikan di Wilayah Strategis
Rapat ini bukan sekadar diskusi rutin, melainkan forum strategis untuk menyatukan visi dalam pemberdayaan masyarakat pesisir. Dalam pertemuan tersebut, UNTRIB berhasil mengamankan dukungan anggaran dari para mitra NGO. Dana ini akan dialokasikan khusus untuk riset dan pengembangan kapasitas di wilayah perbatasan yang seringkali memiliki akses terbatas.
“Kolaborasi ini adalah kunci keberlanjutan. Kami sangat mengapresiasi kepercayaan para mitra internasional,” ujar Rektor UNTRIB, Ely Maruli, SE., MM. Ia menegaskan bahwa di tengah tantangan anggaran negara, sinergi dengan NGO global menjadi solusi cerdas untuk memperkuat peran universitas dalam pembangunan berkelanjutan.

Komitmen 6 Negara untuk Ekosistem Laut
Salah satu poin paling menarik dalam kerja sama ini adalah tindak lanjut kolaborasi enam negara yang tergabung dalam kawasan Segitiga Karang Dunia. Sebagai institusi yang berakar di wilayah kepulauan, UNTRIB diposisikan sebagai aktor lokal dengan dampak global dalam pelestarian ekosistem laut.
Agenda Utama Kerja Sama:
- Pengembangan SDM: Pelatihan khusus bagi masyarakat di perbatasan Indonesia–Timor Leste.
- Riset Pesisir: Penelitian mendalam mengenai pelestarian terumbu karang di jantung Coral Triangle.
- Pemberdayaan Ekonomi: Program inovasi bagi masyarakat pesisir agar lebih mandiri secara ekonomi dan ekologi.
Melalui kemitraan ini, UNTRIB membuktikan bahwa keterbatasan anggaran bukanlah penghalang untuk tetap berkontribusi pada skala internasional. Bersama koalisi NGO dunia, kampus dari Alor ini siap menjaga kelestarian laut Indonesia sekaligus meningkatkan martabat bangsa di wilayah perbatasan.